Bangun Karakter dengan 4 Kata Ajaib

HomeEduaction

Bangun Karakter dengan 4 Kata Ajaib

Sahabat Baik, membangun karakter anak sering kali menjadi tantangan bagi banyak orang tua. Memang dibutuhkan waktu yang tak singkat dan upaya yang tak mudah untuk dapat membentuk karakter anak sehingga kelak saat dewasa mereka bisa menjadi manusia unggulan. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan membiasakan bertutur bahasa yang santun. Karena itulah metode Empat Kata Ajaib atau Four Magic Words perlu diterapkan sejak dini. Apa sajakah Empat Kata Ajaib itu? Berikut penjelasannya:
  1. Maaf
Biasakan anak untuk meminta maaf ketika ia melakukan kesalahan. Tentu saja awalnya orang tua harus memberikan contoh dulu, terutama saat berbuat salah kepada anak. Dengan demikian anak akan belajar bagaimana meminta maaf. Tak lupa tekankan pada anak untuk meminta maaf dengan tulus ya?! Juga, jangan meninggikan intonasi ketika meminta maaf.  
  1. Tolong
Kata “tolong” digunakan pada saat meminta bantuan kepada orang lain. Meski yang dimintai bantuan adalah anak-anak, orang tua tetap harus mengucapkan kata “tolong” sebelumnya. Kembali lagi, tujuannya adalah agar anak belajar sehingga ia tak sungkan mengucapkannya saat meminta bantuan orang lain.  
  1. Terima kasih
Ucapan ini biasanya diberikan sebagai bentuk apresiasi. Selain untuk menguatkan karakternya, terima kasih juga perlu disampaikan kepada anak untuk menguatkan perilaku positifnya. Jangan lupa untuk mengucapkannya dengan tulus ya?!  
  1. Permisi
Kata ajaib yang terakhir adalah permisi, biasanya dipakai saat kita ingin memasuki ranah orang lain. Ranah dalam hal ini dimensinya luas, misalnya, saat ingin lewat di depan orang lain, saat ingin memasuki rumah orang lain, saat ingin menggunakan barang milik orang lain, hingga saat kita ingin meminta perhatian mereka. Orang tua perlu membiasakan kata permisi ini kepada anak agar kelak mereka tidak semena-mena terhadap orang lain.   Satu hal penting yang perlu diingat ya, Sahabat, bahwa praktikkan kata-kata ajaib tersebut sesuai situasinya sehingga anak-anak akan mudah memahaminya. Dengan demikian mereka juga akan lebih mudah saat mempraktikkannya sendiri kelak di kemudian hari.   Bukan tanpa alasan keempat kata tersebut disebut sebagai kata “ajaib”. Ya, bukan hanya karena alasan kesantunan saja, namun lebih dari itu. Penggunaan keempat kata ajaib tersebut menunjukkan penghargaan terhadap orang lain. Karenanya kelak anak-anak tidak akan tumbuh menjadi orang-orang egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri saja. Ajaib bukan?! Yuk, praktikkan!      

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0