HomeEduaction

Pait-Pait Gemesnya Pare

Paling enak hujan-hujan begini memyantap sepiring siomay dengan pare ya Sahabat Baik. Meskipun pahit ternyata pare mengandung banyak nutrisi sehingga bermanfaat bagi kesehatan terutama buat para diabetes. Menarik juga nih Sahabat Baik, kira-kira apa saja ya manfaatnya memakan pare?

 

Gula darah terjaga

Penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi pare karena senyawa pada pare dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Berdasarkan penelitian, pare memiliki kandungan senyawa charantin dan polipeptida-P yang biasa terkandung dalam obat anti-diabetes di pasaran.

Senyawa charantin berfungsi menstimulasi kelenjar pankreas agar mampu memproduksi insulin lebih banyak dan menstimulasi penyimpan glukosa dalam bentuk glikogen di dalam hati.

 

 

Insulin kian sensitif

Pasien diabetes terutama diabetes melitus dianjurkan mengonsumsi pare untuk memperbaiki respon sel tubuh terhadap insulin. Menurut pakar kesehatan, pare mengandung lektin yang baik untuk meningkatkan sensitivitas insulin atau kerja insulin bagi penderita diabetes tipe 2.

Pada tahun 2007, sebuah studi yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Filipina menyatakan bahwa mengkonsumsi pare sebesar 100 mg per kilogram berat badan setara dengan mengonsumsi 2,5 mg obat anti-diabetes Glibenklamid yang diminum dua kali sehari.

 

 

Berat badan dijamin susut

Selain mengandung senyawa yang baik untuk organ tubuh, pare juga dikenal sebagai tanaman yang kaya serat. Menurut ahli gizi, penderita diabetes dianjurkan untuk sering mengkonsumsi pare karena kandungan serat dalam pare sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan.

Serat pada sayur seperti pare dapat membantu organ tubuh mengusir racun akibat terlalu banyak asupan lemak dan kolesterol. Selain itu, sayur pare termasuk makanan yang cenderung lebih mudah dicerna sehingga tidak akan menaikkan kadar gula darah.

Pare juga memiliki kadar kalori yang rendah, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu menu ketika sedang menjalani diet obesitas, terutama untuk mencegah diabetes.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0